Banyak TKI Terjerat Pinjol dan Judi Online, OJK Lakukan Ini

Jakarta, – Otoritas Jasa Keuangan( OJK) menandatangani Nota Kesepahaman( MoU) dengan Departemen Luar Negara( Kemenlu) RI, pada Selasa( 4/ 6/ 2024). MoU itu berisi sebagian poin berarti terpaut proteksi sistem finansial Indonesia di luar negara, salah satunya terpaut pinjaman online( pinjol) serta judi online( judol).

Pimpinan Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, berkata kalau grupnya siap bekerja sama dengan Kemenlu buat membagikan bimbingan serta kenaikan inklusi zona jasa keuangan terhadap Masyarakat Negeri Indonesia( WNI) yang tinggal di luar negara. Perihal ini buat melepaskan para WNI dari jasa keuangan ilegal.

” Banyak WNI di luar negara, spesialnya Pekerja Migran Indonesia( PMI), yang jadi korban dari kegiatan ilegal jasa keuangan semacam pinjol ilegal serta investasi bodong yang disebarluaskan lewat platform digital,” papar Mahendra.

” Kemudian terdapat elemen lebih berat lagi konsekuensinya yang dikala ini lagi kita giatkan secara nasional ialah terpaut konteks judi online.”

Tidak hanya terpaut judol serta pinjol, terdapat 6 poin yang lain yang jadi konvensi OJK dengan Kemenlu. Secara garis besar, perihal ini terpaut dengan diplomasi ekonomi RI, akses bimbingan yang mengaitkan KBRI serta KJRI, dan perkuatan kerja sama dalam pembuatan kebijakan keuangan dengan negeri lain.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *